PROFIL

Penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan program  yang penting dan wajib dilaksanakan oleh semua institusi penyelenggara pendidikan tinggi berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Adapun pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi telah diatur sesuai Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  No.  62  Tahun  2016  tentang Sistem  Penjaminan  Mutu Pendidikan Tinggi, Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan  Tinggi  No.  32  Tahun  2016  tentang  Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Pelaksanaan dan implementasi sistem penjaminan mutu merupakan aspek yang menentukan untuk  meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Paradigma baru pengelolaan pendidikan tinggi menempatkan akuntabilitas, evaluasi, akreditasi dan otonomi  sebagai  prinsip  dasar  dalam  penyelenggaraan pendidikan  tinggi,  sedangkan  kualitas  ditempatkan  pada pusatnya. Ini bermakna bahwa mutu adalah pusat dari penerapan keempat prinsip pengelolaan pendidikan tersebut.

Unit Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (PMPT) telah ada di Poltekkes Kemenkes Sorong dengan nama awal saat dibentuknya tim review dan penyusunan dokumen mutu yang merupakan tindak lanjut dari tuntutan SISDIKNAS dan Badan Standaisasi Nasional Pendidikan. Melalui SK Direktur nomor HK.03.05/1.02/599.1/2015 tanggal 20 Agustus 2015 dibentuklah sub unit penjaminan mutu dan operator PDDIKTI 8 program studi Poltekkes Kemenkes Sorong dan SK Direktur No HK.03.02/01.02/444a/2017, tertanggal 02 Mei 2017, telah dibentuk tim review dan penyusunan dokumen mutu yang melaksanakan tugasnya secara lebih independen dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Sorong. Pembentukan ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan Poltekkes Kemenkes Sorong.

Poltekkes Kemenkes Sorong dalam mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) membentuk unit penjaminan mutu yang terdiri dari unit penjaminan mutu tingkat rektorat yang disebut Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan di Program Studi disebut satuan penjaminan mutu program studi. UPM dalam menjalankan SPMI berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 62 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Unit Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Sorong bertujuan menjamin pemenuhan standar pendidikan tinggi secara sistemik dan berkelanjutan sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu dimana semua pihak harus memiliki pola pikir, pola sikap, pola perilaku berdasarkan standar pendidikan tinggi.

TUGAS PPMPP

Membantu Pimpinan melakukan penjaminan mutu pendidikan secara bertahap, sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dalam kerangka waktu yang jelas dan menghasilkan kajian dan konsep pengembangan kurikulum yang memberikan kepada mahasiswa dan lulusan pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan bagi pembinaan karier dalam memasuki/menciptakan pasar kerja serta dapat dipertanggungjawabkan kepada pimpinan.

VISI : MENATA UNTUK MENDUNIA

MISI : 

  1. Mengoptimalan fungsi Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan  
  2. Menguatkan  struktur dan penguatan fungsi Pusat Penjaminan Mutu 
  3. Meningkatkan budaya dan komitmen penjaminan mutu 
  4. Melakukan audit mutu internal secara periodik dan teratur.

SASARAN MUTU

  1. Meningkatnya mutu program Pendidikan dan pengajaran
  2. Meningkatkan SDM yang berkualitas
  3. Meningkatkan tata Kelola administrasi yang akuntabel, transparan dan terukur
  4. Meningkatnya kerjasama dengan institusi atau sector lain, baik local, nasional maupun internasional
  5. Meningkatnya jumlah mahasiswa penerima beasiswa berprestasi dan Gakin
  6. Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja
  1. Merencanakan sistem penjaminan mutu akademik secara keseluruhan.
  2. Memimpin proses penjaminan mutu akademik secara keseluruhan.
  3. Melakukan penjaminan mutu pendidikan secara bertahap, sistimatis dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dalam kerangka waktu yang jelas.
  4. Menentukan kebijakan dan langkah operasional untuk kelancaran implementasi sistem penjaminan mutu.
  5. Mengajukan permohonan kepada Direktur untuk menentukan kebijakan struktural yang berkaitan dengan implementasi sistem penjaminan mutu.
  6. Mengajukan koreksi dan usulan perbaikan kepada Direktur jika didapati proses yang tidak sesuai dengan implementasi sistem penjaminan mutu.
  7. Melakukan monitoring dan evaluasi ke semua unit terhadap implementasi sistem penjaminan mutu.
  8. Mewakili manajemen dalam hal berinteraksi dengan Badan Sertifikasi.
  9. Menandatangani kontrak kerja sama dengan instansi lain atas persetujuan direktur.
  10. Memberikan persetujuan atas permohonan keuangan dan lain-lain.
  11. Memberikan penilaian kinerja kerja.
  12. Memantau kegiatan evaluasi di bidang Pengembangan Pendidikan.
  13. Menggunakan sarana dan prasarana kerja untuk kelancaran Tugas-Tugas.
  1. Pengoptimalan fungsi Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan di tingkat direktorat.
  2. Penguatan struktur dan penguatan fungsi Pusat Penjaminan Mutu di tingkat jurusan dan program studi.
  3. Peningkatan budaya dan komitmen penjaminan mutu dari Direktur Poltekkes Kemenkes Sorong , jurusan dan program studi.
  4. Melakukan audit mutu internal secara periodik dan teratur.
  1. Menyusun rancangan usulan rencana program dan anggaran tahunan Pusat Penjaminan Mutu.
  2. Menyusun rancangan RPK Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan 
  3. Menyiapkan bahan rancangan usulan pengembangan Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan .
  4. Mengusulkan penggunaan, serta pengadaan bahan habis pakai dan perangkat kerja pada Pusat Penjaminan Mutu.
  5. Menyusun dokumen mutu dan akademik dengan berkoordinasi di jurusan.
  6. Merencanakan/membuat jadwal audit mutu akademik internal di lingkungan Poltekkes berkoordinasi dengan jurusan, sub unit SPMPT.
  7. Menyusun laporan EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri) berdasarkan laporan EPSBED dari program studi yang ada di lingkungan Poltekkes.
  8. Melakukan koordinasi dengan jurusan dalam rangka pelaksanaan SPMPT.
  9. Menyusun laporan kegiatan Pusat Penjaminan Mutu.
  10. Melaksanakan Tugas lain yang diberikan oleh atasan dalam rangka kelancaran pelaksanaan Tugas.
  • Direktur, Wakil Direktur I, Wakil
  • Direktur II, Wakil Direktur III, Kasubbag Adaministrasi Umum, Kasubbag Administrasi Akademik,
  • Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua Prodi.

Sumber : Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong Nomor : HK.02.03/I/776.a/2019 t e n t a n g uraian tugas dan tata kerja Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

  1. Memastikan pelaksanaan tridharma PT di Poltekkes Kemenkes Sorong sesuai dengan standar, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku
  2. memastikan kegiatan akademik dan non akademik secara sinergi mendukung tercapainya visi dan standar SPMI Poltekkes Kemenkes Sorong
  3.  meningkatkan mutu Poltekkes Kemenkes Sorong secara terencana dan berkelanjutan.
  4. Pencapaian visi dan pelaksanaan misi Poltekkes Kemenkes Sorong.
  5. Terciptanya budaya mutu diantara civitas academica
  6. Memastikan pelaksanaan SPMI Poltekkes Kemenkes Sorong selaras dengan SPME.
  1. Melibatkan secara aktif seluruh unit kerja di tingkat di direkturat, jurusan, Program Studi, dan Unit Pelaksana Teknis dalam seluruh tahapan implementasi SPMI mulai tahap penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, sampai dengan tahap peningkatan standar SPMI.
  2. Melakukan benchmarking, pelatihan, bimbingan teknis, dengan berbagai Perguruan Tinggi dalam pengimplementasian SPMI, audit mutu internal
  3. Melakukan sosialisasi dan koordinasi dalam pengimplementasian SPMI dan audit mutu internal
  4. Melaksanakan monitoring evaluasi dan audit secara terencana dan berkesinambungan.
  5. Memfasilitasi semua kegiatan pencapaian mutu dan berkomitmen untuk melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Social Media

Scroll to Top